Wednesday, 5 May 2010

4 Tanda Anda Harus Berhenti dari Kantor

Dalam kehidupan sosial, tentunya Anda pernah mengalami sebuah masalah. Tidak terkecuali saat Anda berada di kantor.

Di kantor, kadang Anda mengalami masalah yang dilematis. Hal tersebut sering membuat Anda bingung apakah akan bertahan di kantor atau harus mengundurkan diri. Banyak orang yang tidak bisa mengambil keputusan besar tersebut. Oleh karena itu, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum mengambil keputusan mengundurkan diri.

Suasana Kantor
Setiap hari, Anda menghabiskan lebih dari sembilan jam untuk bekerja di kantor. Lebih dari sepertiga hari Anda habiskan di kantor sehingga diperlukan suasana yang kondusif.

Banyak hal yang membuat suasana kantor menjadi kondusif, salah satunya adalah rekan kerja Anda. Jika Anda memiliki rekan kerja yang menjengkelkan, menggangu atau mencuri ide Anda, sudah pasti sulit bagi Anda untuk merasa nyaman dan bekerja dengan tenang. Apalagi jika ia sering mengatakan hal buruk kepada orang lain di belakang Anda, khususnya pada bos. Bila hal itu membuat Anda tidak nyaman, segera cari solusinya. Jika masalah ini tak juga berujung, boleh saja anda mulai mencari kesempatan di tempat lain.

Bos yang Menyebalkan
Hal lain yang membuat suasana kantor tidak kondusif adalah mempunyai seorang bos yang menyebalkan. Hubungan baik Anda dengan bos merupakan pengaruh yang besar terhadap kesuksesan Anda.

Bos dan Anda seharusnya memiliki sikap saling menghargai dan saling membutuhkan. Jika ada yang bersikap semena-mena, hal tersebut bisa mengganggu hubungan kerja Anda.

Yang juga tak kalah penting adalah rasa percaya. Jika Anda dan bos Anda sudah tidak saling percaya dan tidak bisa bekerja sama, berarti mungkin sudah saatnya Anda mencari bos baru.


Terampasnya Waktu
Setiap orang bekerja untuk hidupnya, bukan hidup untuk bekerja. Terkadang sebuah perusahaan benar-benar merampas hidup Anda dengan mewajibkan lembur setiap hari hingga larut malam. Usai lembur pun Anda harus kembali bekerja sepeti biasa. Belum lagi ditambah lembur saat akhir pekan.

Lembur adalah hal biasa dalam pekerjaan. Tapi jika lembur dilakukan hampir setiap hari, maka itu namanya rutinitas.

Pikirkan kehidupan lain selain pekerjaan Anda. Jangan biarkan pekerjaan membuat Anda kehilangan kehidupan sosial dan membuat Anda menjadi robot. Jika rutinitas lembur tersebut semakin merampas waktu anda dan keluarga, ada baiknya memikirkan untuk mencari pekerjaan lain.

Comfort Zone/Career Stuck
Saat semua kegiatan di kantor dapat Anda selesaikan dengan mudah, mungkin Anda berada pada comfort zone. Pada zona ini, terkadang rasa bosan datang menghampiri. Apalagi jika sepertinya tidak ada prospek untuk kenaikan jabatan. Mencari pekerjaan baru bisa menjadi solusi bagi Anda yang senang dengan tantangan baru.

Jika Anda membiarkan diri terlalu lama dalam situasi ini maka yang merugi adalah diri Anda sendiri. Karena kurang tantangan maka kreativitas dan produktivitas akan menurun. Kemampuan sosial dan intelegensi Anda pun tak akan banyak mengalami perkembangan berarti jika terjebak dalam situasi ini.

Bicarakan kepada atasan untuk meminta tantangan baru. Jika tidak memungkinkan, cari tantangan lain di tempat kerja baru.

Bekerja seharusnya bukan hanya sebagai tempat mencari uang. Bekerja seharusnya juga bisa menjadi tempat untuk mengembangkan diri, menambah pengetahuan, dan mengasah kemampuan sosial.

Jika tempat kerja Anda hanya menimbulkan stres dan membuat suasana di rumah menjadi tidak menyenangkan, sepertinya Anda perlu memikirkan untuk mencari lingkungan kerja baru. Untuk anda yang sudah berkeluarga pikirkan langkah Anda lebih matang lagi dan konsultasikan dengan lebih banyak pihak.

Regards,
Dinar Diaz S.
TKJ 2003

Friday, 30 April 2010

Remote MySQL Server dari Jaringan

Aku pernah membuat MySQL Server yang bisa di akses dijaringan lewat browser. Semua berjalan lancar. Tetapi waktu aku mau membuat koneksi dengan MySQL Server lewat jaringan menggunakan software, ternyata koneksi ditolak. Kenapa? Padahal aku telah membuat user root dan host nya '%' alias bisa akses ke mana saja. Ternyata masih ada setingan lagi yang perlu diubah. Karena aku memakai ubuntu server maka aku carilah file yang bernama my.cnf letakknya di /etc/mysql/my.cnf. Aku buka my.cnf dengan pico . Perintahnya sudo pico /etc/mysql/my.cnf. Carilah kalimat dibawah ini :
bin-address : 127.0.0.1
Ubahlah kalimat diatas menjadi :
bin-address : 192.168.0.5 --------------> ganti dengan ip address komputer mysql server kamu
dan restartlah mysql server kamu
Good luck

copaz disini

Membuat File Server dengan Samba

Pengalaman membuat File Server dengan Samba ini aku buat di Ubuntu Server. Karena terbiasa menggunakan samba GUI bingung juga setelah dikasih basis teks semua. Untungnya ada internet bisa browsing hehehe...

Installasi SAMBA File Server di Ubuntu 9.04

Pertama login terlebih dahulu menjadi root (super user)

$sudo su -
password :

Kemudian install paket samba, perlu sebelum installasi samba dipastikan repositori sudah berjalan dengan baik.

#apt-get install samba

Setelah installasi selesai, masuk ke direktori /etc/samba jika ada file smb.conf berarti installasi berhasil dengan baik.

#cd /etc/samba

Selanjutnya mulai mengkonfigurasi samba file server, backup terlebih dahulu file smb.conf, kemudian edit file smb.conf seperti langkah berikut

#cp smb.conf smb.conf.asli
#nano smb.conf

Akses folder tanpa password
Awalnya kita buat samba file server untuk memberikan akses folder tanpa password kepada setiap host yang terhubung ke samba file server. Kebutuhan ini sangat umum di setiap jaringan lokal atau LAN dimana semua user bisa mengkases folder tersebut dan membaca file-file dalam folder.
Langkah pertama, kita buat foldernya terlebih dahulu

#mkdir /home/santok/master
Secara default ketika folder dibuat file permissionnya adalah 755 yang artinya selain user yang memiliki folder tersebut hanya bisa read only. Jika ingin folder tersebut writeable atau setiap user bisa membaca, menghapus dan mengedit maka rubah file permission menjadi 777 dengan melakukan perintah sebagai berikut
# chmod – R 777 /home/santok/master
akibatnya file didalam folder master dalam direktori home user santok menjadi rewriteable.

Selanjutnya konfigurasi file smb.conf dan rubah atau sesuaikan bagian berikut

[Global]
workgroup = Telkom
netbios name = STK
server string = STKSambaFileServer
security = share
host allow = 172.16.0.0/16 127.0.0.1

[public]
path = /home/santok/master
comment = Master di STK
public = yes
read only = yes
browseable = yes

Pada konfigurasi diatas option security = share menjadikan akses ke samba file server tidak memerlukan password. Sedangkan host allow adalah alamat jaringan yang boleh mengakses ke samba file server. Opsi path letak folder direktori yang di share, sedangkan opsi public = yes adalah folder yang di share sifatnya public bukan private. Opsi read only = yes menjadikan folder yang di share hanya dapat dibaca saja, namun jika ingin juga menghapus dan meng edit opsi ini harus di set ke no dan file permission di set ke 777 seperti dijelaskan sebelumnya. Dan yang terakhir opsi browseable menyebabkan folder ini dapat dilihat oleh siapapun.
Setelah selesai restart samba server dengan perintah
# /etc/init.d/samba restart

File Sharing dengan Autentikasi User
Samba File server selanjutnya di konfigurasi untuk akses user ke samba server harus terlebih dahulu memasukkan username dan password. Umumnya user untuk akses ke samba server juga adalah user sistem untuk login ke mesin samba server, kali ini user yang dibuat hanya user untuk akses ke samba server saja.
Pertama buatlah satu user untuk group prodi telkom, satu user untuk prodi elka, satu user untuk prodi komputer dan satu user lagi yang memiliki group telkom, elka, dan komputer.

# useradd -s /sbin/nologin telkom
# useradd -s /sbin/nologin elka
# useradd -s /sbin/nologin komputer
# useradd -s /sbin/nologin -G telkom izzati
# useradd -s /sbin/nologin -G elka ayyash
# useradd -s /sbin/nologin -G komputer fatimah
# useradd -s /sbin/nologin -G telkom,elka,komputer hasan

Penjelasan diatas yaitu user izzati tergabung dalam group telkom, ayyash ke elka, dan fatimah ke komputer, sedangkan hasan masuk ke dalam tiga group sekaligus yaitu telkom, elka, dan komputer. Opsi -s menyebabkan user tidak dapat login ke sistem linux, dan opsi -G untuk menambahkan group tempat user berada.
Selanjutnya membuat password samba untuk tiap-tiap user, ini penting untuk keamanan mengakses folder dan file dalam samba file server.

# smbpasswd -a izzati
New SMB password:
Retype new SMB password:
Added user izzati.
# smbpasswd -a ayyash
New SMB password:
Retype new SMB password:
Added user ayyash.
# smbpasswd -a fatimah
New SMB password:
Retype new SMB password:
Added user fatimah.
# smbpasswd -a hasan
New SMB password:
Retype new SMB password:
Added user hasan.

Persiapan terakhir aalah membuat folder sebagai tempat penampungan data-data yang akan di shared kepada user yang telah dibuat sebelumnya. Anda bisa meletakkan folder dimana pun anda inginkan, dalam hal ini misalnya di folder /home/santok/samba/. Berikan juga izin akses ke tiap-tiap folder sesuai izin akses yang ditentukan dengan memberikan perintah chmod.

# mkdir -p /home/santok/samba
# mkdir /home/santok/samba/telkom
# chmod 775 /home/santok/samba/telkom
# chown telkom.telkom /home/santok/samba/telkom
# mkdir -p /home/santok/samba/elka
# chmod 775 /home/santok/samba/elka
# chown elka.elka /home/santok/samba/elka
# mkdir -p /home/santok/samba/komputer
# chmod 775 /home/santok/samba/komputer
# chown komputer.komputer /home/santok/samba/komputer

Direktori samba di /home/santok merupakan direktori utama sebagai tempat penampungan data dari group telkom, elka, dan komputer. Sekarang anda akan menggunakan group-group yang telah dibuat sebelumnya yaitu telkom, elka, dan komputer. User-user yang dibuat juga akan digunakan dalam studi kasus kali ini, yaitu izzati, ayyash, fatimah, dan hasan. User-user ini sudah mempunyai group nya masing-masing, dan user-user tersebut hanya bisa menggunakan folder sharing sesuai dengan group yang dimilikinya.
Berikut konfigurasi dalam smb.conf

[Global]
workgroup = Telkom
netbios name = STK
server string = STKSambaFileServer
security = user
host allow = 172.16.0.0/16 127.0.0.1

[public]
path = /home/santok/master
comment = Master di STK
public = yes
read only = yes
browseable = yes
create mask = 0775
force create mode = 0775
directory mask = 0775
force directory mode = 0775

[telkom]
comment = Telkom
path = /home/santok/samba/telkom
writeable = yes
browseable = yes
create mask = 0775
force create mode = 0775
directory mask = 0775
force directory mode = 0775

[elka]
comment = Elka
path = /home/santok/samba/elka
writeable = yes
browseable = yes
create mask = 0775
force create mode = 0775
directory mask = 0775
force directory mode = 0775

[komputer]
comment = Komputer
path = /home/santok/samba/komputer
writeable = yes
browseable = yes
create mask = 0775
force create mode = 0775
directory mask = 0775
force directory mode = 0775

Opsi terpenting di sini adalah nilai security berubah dari share menjadi user, dimana setiap user yang mengakses ke samba akan diminta memasukkan password autentifikasi, sesuai dengan yang telah anda buat sebelumnya. Opsi create mask dan force create mode berfungsi untuk mengubah izin akses file yang dibuat oleh user secara otomatis, sedangkan directory mode dan force directory mode digunakan untuk mengubah nilai izin akses direktori yang dibuat user secra otomatis. Lakukan restart samba dengan perintah

#/etc/init.d/samba restart

Dengan konfigurasi diatas, sesuai denga nuser yang bergabung pada group-nya masing-masing, izzati hanya bisa melakukan baca dan tulis pada folder share telkom, ayyash hanya bisa melakukan baca dan tulis pada folder elka, fatimah hanya bisa melakukan baca tulis pada folder komputer. User hasan karena tergabung dalam semua group maka bisa melakukan baca dan tulis pada semua folder di direktori samba, yaitu telkom, elka, dan komputer.

Akses Folder Share Samba dari Client Linux
Cara akses untuk semua distro Linux hampir sama, anda harus menginstal paket yang bernama samba-client yang pada umumnya saat installasi distro linux semisal ubuntu 9.04 sudah terinstall. Berikutnya buka file browser kalau di ubuntu Places => Computer kemudian tekan Ctrl L dan isikan pada kolom halaman, alamat IP dari samba file server dalam contoh dibawah ini 172.16.10.2.
smb://172.16.10.2
Apabila konfigurasi diatas tidak ada yang salah direktori sharing akan terlihat di kolom bawah. Apabila tampilannya kosong, coba lakukan reload dengan melakukan klik pada menu reload pada bagian atas file browser, sampai folder-folder sharing muncul.
Khusus untuk file sharing yang menggunakan autentifikasi, biasanya setelah anda melakukan klik pada folder akan dimintai user dan password untuk mengakses folder tersebut. Apabila anda ingin keluar dari folder sharing, klik kanan pada ikon folder sharing di desktop, dan pilih unmount. Anda perlu login kembali apabila ingin mengkases folder sharing-nya.

Akses Folder Share Samba dari Client Windows
Setelah mengetahui cara akses folder share samba dari client Linux, berikutnya kita akan mempelajari cara akses folder share-samba dari client windows. Biasanya untuk mengkases file sharing dari windows, user biasanya menggunakan windows explorer, jalankan windows explorer dengan cara klik kanan pada menu start dan pilih explorer.
Dari halaman Windows Explorer pindah ke kolom address atau alamat, kemudian anda cukup mengetikkan alamat IP fileserver samba setelah tanda \\ misal : \\172.16.10.2
Tidak berapa lama, akan langsung tampil folder share-nya. Namun untuk direktori folder share yang menggunakan autentifikasi anda akan diminta untuk memasukkan password dan user yang digunakan untuk mengkases samba.

nb : Pengalamanku pengin membuat folder share yang ada akses usernya tetapi writable. Setelah praktek bisa ada akses usernya tetapi belum bisa writeable. Ternyata tinggal ditambahi writeable = yes. hehehe



copaz : disini


Error Pada MySQL Server 5.1 5.1.37 di Ubuntu

PEngalaman ini aku pernah aku alami yaitu waktu itu ubuntu server aku install ulang, lalu data data di mysql aku back up (aku copy secara manual dan disimpan di flashdisk). Saat sudah menginstall ulang ubuntu server dan menumpuki folder mysql setiap restart mysql muncul pesan error . Jika Anda mengalami kegagalan saat service MySQL di stop dengan pesan:

Stopping MySQL database server mysqld [fail]
error: ‘Access denied for user ‘debian-sys-maint’@'localhost’ (using password: YES)’

maka hal ini diakibatkan oleh berubahnya password default debian-sys-maint pada sistem. Jangan tanya mengapa ini bsa terjadi, karena saya sendiri tidak tahu kenapa :d Yang jelas, setelah googling kesana kemari, akhirnya solusi yang harus dilakukan adalah sebagai berikut:

  1. Buka /etc/mysql/debian.cnf dan copy password yang tertera dalam file tersebut.
  2. Login kedalam mysql
  3. mysql -u root -p
    mysql>SET PASSWORD FOR ‘debian-sys-maint’@'localhost’ = PASSWORD(‘isikan_password_yg_td_dicopy_disini’);
    mysql>exit

  4. Lakukan upgrade MySQL ke versi 5.1 5.1.37
  5. Terkadang, upgrade ini membuat MySQL memiliki error sebagai berikut
  6. ERROR 1577 (HY000) at line 1: Cannot proceed because system tables used by Event Scheduler were found damaged at server start

  7. Jika error diatas terjadi, lakukan hal berikut untuk menghilangkannya
  8. sudo mysql_upgrade –force -u root -p

  9. Selesai, MySQL Anda sudah diupgrade dan tidak lagi bermasalah saat start, stop atau restart.
copaz : disini

Cara Memperbaiki "Windows cannot load the device driver for this hardware. The driver may be corrupted or missing. (Code 39)"

Kejadian tidak mengenakkan dikomputer kantor pernah terjadi padaku. Yaitu ketika komputer tidak bisa mendeteksi keberadaan USB. Setelah aku cek di Start -> Run -> compmgmt.msc -> Device Manager dan kulihat bagian Unviersal Serial Bus bertanda kuning semua dan ketika kulihat propertiesnya bertuliskan "Windows cannot load the device driver for this hardware. The driver may be corrupted or missing. (Code 39)", ini ada gambar errornya tapi sekedar contoh aj.


Solusinya adalah :
  1. Tutup semua program
  2. Buka registry editor dengan mengklik Start -> Run -> Ketik REGEDIT dan tekan Enter
  3. Carilah key berikut ini HKEY_LOCAL_MACHINE/SYSTEM/CurrentControlSet/ Control/ Class{4D36E965-E325-11CE-BFC1-08002BE10318} jika DVD/CD ROM kamu yang rusak/tidak terdeteksi. Jika bukan itu misal usb kamu yang tidak mendeteksi maka carilah kata kunci "universal serial bus" di menu pencarian.
  4. Carilah nama nama berikut yang tertera di sebelah kanan kolom : UpperFilters LowerFilters UpperFilters.bak LowerFilters.bak
  5. Hapuslah key key tersebut jika ada dengan cara klik kanan -> Delete
  6. Cek apakah hardaware kamu sudah terdeteksi di device manager.

Thursday, 22 April 2010

Mengubah batas maksimum koneksi pada Windows XP

Sebagai pengguna komputer, mungkin pernah ada kejadian yaitu pada komputer yang menjalankan Windows XP atau Windows 2000, ketika kita mencoba untuk terhubung ke komputer Windows XP baik untuk sharing folder maupun printer, kita menerima sebuah pesan seperti berikut: "No more connections can be made to this remote computer at this time because there are already as many connections as the computer can accept". Hal ini bisa terjadi karena jumlah koneksi dari client ke komputer tersebut sudah mencapai jumlah maksimum yaitu 10 koneksi.

Segala bentuk koneksi baik itu sharing file/ folder, printer, dll yang tidak ada aktivitasnya selama interval waktu tertentu, secara otomatis akan diputuskan oleh sistem. Defaultnya, batas waktu untuk autodisconnect ini adalah sekitar 15 menit. Ketika koneksi ini diputus, maka salah satu jalur koneksi (dari 10 jalur koneksi) dapat dipakai oleh koneksi dari komputer lain yang sebelumnya tidak bisa terhubung (lihat message diatas).

Pada umumnya kita sering merestart komputer server, agar semua jalur koneksi kembali kosong, sehingga user lain yang membutuhkan koneksi ke server dapat segera terhubung. Hal ini tentu sangat merepotkan terlebih jika komputer server (dengan sistem operasi windows xp) ini memiliki jumlah client lebih dari 10. Artinya setiap client harus secara bergantian dalam melakukan koneksi ke server ini.

Untuk mengubah batas maksimum koneksi pada windows XP ini, kita dapat menggunakan program yang bernama Intelligent TCPIP.SYS Patcher (definisi Patch bisa dibaca disini)


Cara menggunakan :

1. Download file pendukung disini

2. Extract file PatchTCPIP.zip

3. Jalankan file PatchTCPIP.exe

4. Pada bagian Do you really want to change the limit to 50? (Y=Yes / N=No / C=Change limit), ketik "Y"

5. Tunggu sampai proses pengeditan berakhir

6. Restart komputer

7. Setelah login kembali, coba jalankan kembali file PatchTCPIP.exe, dan lihat pada bagian Current maximum concurrent half-open connection sudah berubah dari 10 ke 50. Artinya batas maksium koneksi ke windows XP tidak lagi hanya 10 client, tetapi menjadi 50 client.



update :
Ternyata caranya sangat mudah sekali dan gak perlu pake software khusus :
Masuk ke Start -> Run -> secpol.msc -> Local Policies -> Security Options -> Klik 2 kali Interactive Logon : Number of previous logons to cache -> Ubah angka 10 dengan angka yang sesuai dengan keinginan kamu seberapa banyak user yang bisa mengakses share folder dalam waktu bersamaan maksimal 50 user....

copaz from Eka Kurniawan

Mengetahui perintah Net Send Windows

Kamu sudah tahu belum perintah NET SEND ? Net Send merupakan service yang terdapat pada Windows. Dengan menggunakan Net Send kita dapat mengirim pesan ke sesama pengguna komputer dalam satu jaringan. Untuk menggunakan net send, messenger service harus sudah diaktifkan. Untuk mengaktifkan messenger service ketik services.msc di Start->Run. Enter lalu keluarlah window services (local). Carilah nama messenger di field name. Klik 2 kali lalu pilih Automatic dan Klik tombol start. Service ini secara default sudah diaktifkan di windows xp sp1 ke bawah.
Bagi kamu yang mengelola jaringan dan ingin mengaktifkan semua messenger service di tiap komputer tentunya kamu akan kerepotan mengaktifkan satu demi satu komputer. Ada cara lain yaitu membuat bacth file dan meminta tiap user untuk mencopy batch file tersebut dan tinggal mengklik 2 kali maka service messenger start otomatis dengan startup type nya auto.
Berikut Linknya :

Auto Start Messenger


Syntax:

net send {name | * | /domain[:name] | /users} message

Untuk mengirim pesan ke semua komputer dalam satu workgroup atau domain:

net send * pesan ini terkirim ke semua user

Untuk mengirim pesan ke komputer tertentu:

net send lutfian halo ini contoh pesan

maka di komputer yang dituju akan muncul kotak pesan seperti contoh gambar di bawah ini:



sebagian copz from SINI